Alvaro Morata Bicara Perbedaan Antara Conte dan Zidane

Chiellini Anggap Skema Pep Guardiola Tak Cocok Untuk Italia

Chiellini Anggap Skema Pep Guardiola Tak Cocok Untuk Italia – Juru taktik Manchester City yakni Josep Guardiola dianggap telah menyebarkan filosofi permainan yang dapat menghancurkan kelangsungan seluruh pemain bertahan muda Italia. Hal ini seperti yang disampaikan oleh pemain bertahan andalan juventus yakni Giorgio Chiellini.

Chiellini Anggap Skema Pep Guardiola Tak Cocok Untuk Italia

Pelatih berkepala plontos ini dinilai telah merusak karakter dari pemain bertahan yang memiliki karakter agresif. Semisal menerapkan konsep jika tiap pemain yang berada di atas lapangan mesti dapat menguasai bola serta diharuskan untuk bisa berpartisipasi menciptakan kreasi permainan.
Terkait dengan konsep ini. Guardiola sendiri sebenarnya sudah terbiasa untuk menerapkan ini kepada seluruh bek yang awalnya diminta untuk lebih lugas terkait dengan kondisi fisiknya.

“(Josep) Guardiola sudah menghancurkan generasi pemain bertahan saat ini. Terlebih, sekarang mereka semua diwajibkan untuk ikut maju membantu serangan.” papar Chiellini.

CARA DAFTAR CASINO ONLINE

Pemain berusia 33 tahun itu menganggap konsep yang diusung oleh Guardiola itu memang tak cocok dengan gaya permainan Italia.
“Yang pasti, seluruh pemain bertahan modern itu memang tak cocok untuk gaya bertahan Italia yang kerap mengintimidasi. Kami pun tak ingin meninggalkan tradisi kami.” tambahnya pada Corriere dello Sport.

Sedangkan gaya bermain dari Josep Guardiola yang biasa dikenal dengan tiki-taka itu. Dipastikan lebih mengutamakan penguasaan bola serta daya imajinasi dari tiap pemain yang bermain di atas lapangan daripada postur tubuh serta kekuatan fisik.

Selain itu, Chiellini yang diketahui memiliki karakter agresif (dan iin jadi ciri dari pemain bertahan Italia itu) sangat mengharapkan kemunculan dari generasi pemain-pemain bertahan yang tangguh dari negaranya.

“Salah, jika Italia tidak memiliki pemain bertahan yang menjanjikan. Anda pun kini dapat menyaksikan pemain-pemain semisal Daniele Rugani. Mattia Caldara maupun Alessio Romagnoli yang berasal dari generasi tahun 1994.” tambahnya.

Baginya, ketiga pemain itu memiliki potensi yang sangat besar. Namun masih memerlukan waktu untuk mengembangkan diri lagi di kancah internasional. “Faktanya, sewaktu saya masih seumuran dengan mereka, saya sendiri sebenarnya memiliki pengalaman.

AGEN JUDI ONLINE

You may also like...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *